Politik
21/11/2008 - 15:01
Hegemoni AS Mulai Runtuh?
Vina Ramitha

INILAH.COM, Washington – Belakangan ini dominasi AS di dunia mulai terlihat mengendur, dan tak lama lagi mereka tampaknya bukan lagi negara adidaya.

Menurut badan intelijen AS, dominasi negara mereka di bidang ekonomi, politik, dan militer akan menurun selama dua dasawarsa mendatang.

Paman Sam bakal kehilangan kejumawaannya dengan semakin kuatnya China dan India. Badan Intelijen Nasional (National Intelligence Council/NIC) memprediksikan hal ini berdasarkan tren global yang sudah mulai terlihat.

Demikian pula dengan mata uang AS yang bukan lagi menjadi mata uang utama dunia. Sementara kekurangan pangan dan air akan memicu timbulnya konflik internal.

Laporan NIC ini keluar selagi Presiden terpilih AS Barack Obama sedang menyiapkan segala sesuatu yang ia perlukan untuk mengambilalih pemerintahan.

Menurut pengamat politik BBC, Jonathan Beale, hal ini akan menjadi prediksi yang kurang menyenangkan bagi Obama. Gambaran masa depan suram AS dalam hal pengaruh dan politik ini tentunya sebuah pekerjaan rumah yang sangat sulit.

Lebih lanjut, laporan NIC tentang Global Trends 2025 juga menyebutkan bahwa 20 tahun ke depan, transisi ke sebuah sistem yang baru akan dipenuhi dengan risiko yang tinggi. Laporan ini dilansir NIC setiap ada pergantian presiden AS empat tahun sekali.[tra]

KOMENTAR BERITA