Politik
21/11/2008 - 10:25
Fadel Lemah Sense of Crisis
M Husni Nanang
Fadel Muhammad
(inilah.com/Abdul Rauf)

INILAH.COM, Jakarta - Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad baru berada di tengah-tengah korban bencana gempa saat memasuki hari kedua gempa. Sebagai orang nomor 1 di provinsi Gorontalo, Fadel dinilai memiliki sense of crisis yang lemah karena terlambat tiba di lokasi.

"Para pejabat ada baiknya cepat memberikan support bagi rakyat yang sedang tertimpa musibah," kata Direktur Leads Institute, Bima Arya Sugiarto, kepada INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (21/11) pagi.

Menurut Bima, dukungan seorang kepala daerah dengan cepat, akan memulihkan dampak psikologis dari korban. Jangan sampai rakyat kembali merasa tidak mendapat perhatian dari pemerintah.

Bahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla sempat dibuat kesal dengan Fadel Muhammad. Sebab, wapres yang berusaha menghubungi Fadel ketika dalam perjalanan dari meninjau pabrik garmen, Senin 17 November pagi, telepon seluler Fadel tidak juga tidak diangkat. Namun, dari ajudannya dilaporkan, Fadel sedang bedah buku di Malang, Jawa Timur.

Bima menambahkan, sebagai pejabat pemerintah, Fadel seharusnya segera menuntaskan tugasnya yang lain untuk tugas yang lebih penting. "Bahkan menurutnya, pejabat publik harus meninggalkan acara-acara yang tidak penting," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika ini.

Gempa 7,7 skala richter di wilayah Gorontalo yang terjadi Senin 17 November menelan sedikitnya 6 nyawa dan 34 lainnya luka-luka. Ratusan rumah juga rusak berat akibat gempa yang terjadi pukul 00.00 WIB ini. Dua desa korban gempa hebat yakni Limbato dan Papualangi bahkan hingga hari ke dua siang belum terjamah aparat pemerintah maupun kehadiran bantuan kemanusiaan.[nng]

KOMENTAR BERITA