

(Ist)
INILAH.COM, Kuala Lumpur - Sebanyak 64 jemaah calon haji (Calhaj) ONH Plus yang terlantar telah meninggalkan KLIA (Kuala Lumpur International Airport), Sepang, Kamis (20/11) malam. Mereka terbang dengan pesawat MAS menuju Mumbai India kemudian menggunakan Air India ke Jeddah, Arab Saudi.
"Mereka sudah OK mendapatkan koneksitas penerbangan dari Mumbai India ke Jeddah dengan menggunakan Air India," kata Selamet, staf konsuler KBRI Kuala Lumpur yang mendampingi rombongan terakhir sebanyak 64 orang dari 329 calon haji yang terlantar di KLIA sejak, Senin (17/11).
Wakil dari PT Amalia Nur Karoma, Atam Gutawa mengatakan, untuk kepulangan rombongan jamaah haji yang dikelola biro perjalanan haji tersebut ke tanah air nanti akan mencarter pesawat Singapore Airlines. Rombongan haji ONH Plus itu akan diterbangkan langsung dari Jeddah ke Jakarta.
"Jadi tidak ada yang transit-transit lagi seperti keberangkatan," janji Atam.
Sebagian dari mereka sempat frustrasi dan menangis setelah gagal meninggalkan KLIA menuju Jeddah dengan menggunakan pesawat MAS jam 15.00 waktu setempat. Biro perjalanan itu semula menjanjikan rombongan terakhir akan berangkat ke Jeddah jam 15.00 waktu setempat, tanpa ada yang tersisa.
Tapi kenyataannya hanya 12 orang dari rombongan terakhir yang bisa diberangkatkan dengan maskapai penerbangan Malaysia (MAS) dan satu pesawat dengan rombongan haji asal Malaysia.
Sebagian besar yang masih tertinggal langsung menangis dan stres karena tidak jelas kapan bisa terbang menuju ke tanah suci. Operator menjanjikan akan terbang dengan pesawat Arab Saudi Airline dan Yemen Air, tapi Kamis malam dan juga tidak pasti.
Sekitar pukul 16.00 waktu setempat baru ada kabar, mereka akan berangkat dengan MAS ke Mumbai kemudian melanjutkan dengan India Air ke Jeddah jam 20.00 waktu setempat.
Mulai jam 18.00 - 19.00, rombongan terakhir sudah antri dan membawa koper-koper mereka ke desk MAS tujuan Mumbai. Tapi hingga pukul 19.00, urusan tiket mereka belum selesai juga hingga jam 19.15 barulah urusan tiket mereka selesai dan koper-koper mereka bisa masuk ke bagasi, walaupun penerbangan MAS ke Mumbai terlambat hingga jam 22.00.
Rombongan ONH Plus yang dikoordinir PT Amalian Nur Karoma sebanyak 64 orang akhirnya masuk ke pintu imigrasi KLIA sekitar jam 20.15.
Latar Belakang
Sejak Rabu (19/11) ada sekitar 329 jamaah haji ONH Plus yang dikoordinir PT Amalia Nur Karoma dan Wasa Tour terlantar di KLIA. Sekitar 90 orang terlantar di ruang tunggu KLIA dan tidak bisa keluar, sedangkan sekitar 230 penumpang terlantar di luar terminal keberangkatan yang datang dengan AirAsia. Mereka dialihkan dari Bandara LCCT ke KLIA.
Dari 329 penumpang, sudah diberangkatkan 253 orang dengan penerbangan terpisah dan kelompok-kelompok kecil mulai Rabu pagi hingga posisi Kamis siang.
Pada hari Rabu pagi, sebanyak 55 orang diberangkatkan dengan dua penerbangan yakni Singapore Airlines 23 orang dan Qatar Airlines 35 orang. Rombongan yang menggunakan Singapore Airlines harus kembali ke Singapura dulu baru kemudian meneruskan ke Jeddah, sementara yang menggunakan Qatar Airlines harus transit ke Doha.
Sebanyak 42 orang berhasil diberangkatkan dengan pesawat MAS, Rabu sore. Kemudian Rabu malam diberangkatkan dengan menggunakan Egypt sebanyak 87 orang walau harus trasit di Kairo. Sebanyak 24 orang diberangkatkan dengan Qatar Airlines, Kamis (20/11) pukul 2.30, dan sebanyak 42 orang diberangkatkan lagi dengan pesawat Singapore Airlines, Kamis pagi pukul 10.00, tapi transit di Singapura dulu.
Sisanya, 12 orang terbang dengan menggunakan MAS pukul 15.00 waktu setempat, dan terakhir menggunakan MAS ke Mumbai sebanyak 64 orang.[*/nng]
- Ba'asyir: Perang Harus Dibalas Perang
- Merry Lahirkan Paul Dibantu 2 Pawang
- Waspadai Politisasi Agama!
- 'SBY Curi Start di Ragunan'
- Aauumm! JK Lihat Macan, SBY Harimau
- Jam Sekolah Awal Tak Kurangi Macet
- Ngantuk & Telat Saat Jam Sekolah Awal
- 5 Demo Warnai Jakarta Hari Ini
- SBY Namai 4 Anak Harimau di Ragunan
- SBY Plesir ke Ragunan
- Wiranto Manfaatkan Falsafah Kartini
- Happy Saat Krisis? Ini 7 Jurusnya
- Jalan-jalan Melulu, Muhaimin Diprotes
- 2 Pengunjung Ragunan Pingsan Terjepit
- Tim Kecil BSMI untuk Palestina