

PAK Asikin adalah seorang guru SD yang kreatif tapi pelupa. Suatu saat ia mendongeng kepada murid-muridnya.
"Anak-anak, di sebuah hutan, di suatu masa, ada pemuda yang suka berburu bernama Malin kundang...." ceritanya.
Seorang muridnya yang kritis, tahu kalau Pak Asikin keliru sehingga ia menyela, "Maaf, Pak... Pemburu itu kan mestinya bernama..."
"Sssttt. Jangan memotong dulu. Kalau mau bertanya nanti saja," sergah Pak Asikin.
"Nah, saya teruskan ya. Suatu hari, si Malin Kundang sedang berburu, dan di tengah hutan ada suatu telaga. Nah, di tengah telaga itu, dia melihat tujuh bidadari sedang mandi. Dia pun mengintip ketujuh bidadari itu dari balik sebuah pohon besar."
Sementara murid-muridnya mulai senyam-senyum, sadarlah Pak Asikin bahwa ia keliru. Tapi ia terlalu gengsi untuk mengakui kesalahannya.
Setelah berpikir sejenak, ia pun mendapat ide. "Namun, kemudian salah seorang bidadari terkejut melihatnya dan berseru: 'Hei, Malin Kundang, ngapain kamu di situ. Seharusnya kan Jaka Tarub yang ngintip kami di situ'." [L1]
Berita terkait tidak ada, silahkan klik tab 'Berita Lainnya' di atas
- Menuruti Pesan Majikan
- Perjanjian Seks dalam Pernikahan
- Istri tak Terkalahkan
- Bercak Merah Pasca ML
- Tak Perlu Memasak di Rumah
- Lukisan Raja Bermata Satu
- Dinamit Malam Pertama
- Orang Buta Main Golf
- Memang Seperti ML
- Serdadu dan Penari Eksotis
- Cacat Kecil Tidak Kelihatan
- Jam Korupsi di Indonesia
- Anak Terlantar Dipelihara Negara
- Jadi Anggota Partai
- Telepon Neraka Tarif Lokal