
INILAH.COM, New York – Luar biasa! Setelah tergusur lebih dari 400 poin sehari sebelumnya, Wall Street mencatat lompatan besar di akhir pekan ini dengan sejumlah indeks melonjak lebih dari 5%.
Bahkan indeks Dow Jones melambung hampir 500 poin. Apa penyebabnya? Ternyata muaranya adalah penunjukan Presiden Federal Reserve New York Timothy Geithner sebagai menteri keuangan.
Geithner dinilai pasar sebagai sosok yang tepat untuk mengisi posisi strategis itu, karena dengan kemampuan dan pengalamannya mengelola moneter, diharapkan ia dapat segera memulihkan perekonoman Amerika yang semakin terkulai.
Meski namanya belum diumumkan secara resmi oleh Presiden terpilih Barack Obama, namun orang-orang di Partai Demokrat sudah santer menyuarakan penunjukan itu.
Kabar baik lainnya yang mendongkrak kinerja bursa adalah Federal Deposit Insurance Corp. (FDIC) yang mengatakan akan menjamin utang bank-bank AS hingga US$ 1,4 triliun.
Sebenarnya harga saham berfluktuasi sejak awal perdagangan Jumat itu (21/11), yang masih terpengaruh oleh kecemasan pasar terhadap masa depan perekonomian AS. Namun, kemudian terjadi kejutan dengan indeks harga saham melonjak hingga lebih dari 5% menjelang penutupan setelah terdengar kabar Timothy Geithner ditunjuk sebagai menkeu.
Hasilnya, indeks Dow Jones melonjak 494,13 poin menjadi 8.046,42. Sementara indeks Standard & Poor's 500 terdongkrak 47,59 poin menjadi 800,03, dan indeks Nasdaq melompat 68,23 poin menjadi 1.384,35.[tra]
- Lebih Baik Hindari Saham BNBR
- TLKM Raih Komitmen Kredit Rp 8 T
- Tahan Terus Saham ISAT!
- IHSG akan Bergerak di 1.400 - 1.460
- Saham Perbankan Makin Menjanjikan
- Gerak Maju IHSG Belum akan Terusik
- 'Profit Taking', Dow Jones Jatuh 81 Poin
- BNBR Raih Laba Bersih Rp 885,73 M
- Sentimen Positif Serbu IHSG
- Mantap, IHSG Melejit 81 Poin
- BBRI Tambah Saham Baru
- TINS Tambah 3 Kapal Rp 230 M
- Diambilalih, BNBR Belum Klarifikasi
- KLBF Sudah 'Buyback' Rp 30,03 M
- Perubahan 'Auto Rejection' Bertahap